Tata surya adalah kumpulan benda langit yang berputar mengelilingi matahari sebagai pusatnya. Benda-benda langit itu adalah bulan, asteroid, meteoroid, komet, dan planet-planet. Tata surya kita merupakan bagian dari galaksi Bimasakti. Galaksi Bimasakti disebut juga Milky Way. Galaksi atau tata bintang adalah sekumpulan besar bintang, Galaksi kita terdiri atas sekitar 200 milyar bintang. Tahukah kamu, galaksi Bima Sakti juga hanya satu dari sekitar 100 milyar galaksi yang ada di alam semesta yang maha luas ini (http://soni69.tripod.com/Sains/struktur_jagad_raya.htm). Menakjubkan bukan? Tapi, kali ini kita hanya akan membahas tentang tata surya kita.
Sekarang, mari kita bahas satu-persatu materi penyusun tata surya kita!
1. MatahariSekarang, mari kita bahas satu-persatu materi penyusun tata surya kita!
Matahari sebenarnya adalah bintang. Bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri. Matahari merupakan pusat tata surya. Semua benda langit di tata surya berputar mengelilingi matahari. Mengapa benda-benda langit tersebut mengelilingi matahari? Matahari adalah benda langit yang sangat besar. Diameter matahari mencapai 1,4 juta kilometer (110 kali diameter bumi). Ukuran tersebut mengakibatkan Matahari memiliki gravitasi yang sangat besar, sehingga anggota tata surya yang lain tertarik oleh gaya grafitasi tersebut, dan beredar mengelilingi Matahari. Gaya gravitasi matahari 28 kali lebih besar dari pada gaya gravitasi bumi.
Matahari tersusun atas 80-90% gas hidrogen dan gas helium yang sangat panas, suhu permukaannya mencapai 5.000–6.000 derajat Celsius, suhu di inti matahari 15 juta derajat Celsius. matahari terdiri atas gas hidrogen (80%–90%) dan gas helium. Matahari berputar pada porosnya dari barat ke timur. Matahari merupakan
sumber energi bagi kehidupan di bumi.
Apakah kamu pernah berpikir, bagaimana, jika tidak ada matahari, dalam
kehidupan kita? Pasti keadaannya tidak seperti sekarang ini. Oleh karena itu, kamu harus bersyukur kepada Tuhan yang Mahakuasa yang telah menciptakan matahari.
2. Planet-planet
Planet-planet beredar mengelilingi matahari. Planet-planet tersebut beredar dalam suatu lintasan planet yang disebut orbit berbentuk elips. Dalam tata surya ada 8 planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Semua planet mengelilingi matahari dengan lintasan tertentu yang berbentuk elips (bulat lonjong). Lintasan planet mengelilingi matahari disebut orbit. Peredaran planet-planet mengelilingi matahari disebut revolusi planet. Waktu yang diperlukan planet untuk melakukan satu kali revolusi disebut kala revolusi. Selain berevolusi, planet juga melakukan gerak rotasi.
Gerak rotasi adalah gerak berputar pada porosnya. Waktu yang diperlukan planet untuk melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi.
Berdasarkan letak garis edarnya, planet-planet dikelompokkan menjadi dua, yaitu planet dalam dan planet luar. Planet dalam ialah planet-planet yang
berada dekat dengan matahari. Ada empat planet yang tergolong planet dalam, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Planet dalam berukuran kecil dan permukaannya tersusun atas bebatuan. Planet luar terdiri atas Yupiter,
Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Ukuran planet luar lebih besar daripada planet dalam. Planet luar tersusun dari gas dan keadaannya sangat dingin karena jauh dari matahari. Akibatnya, gas berubah wujud menjadi cair.
Coba kamu pikirkan, apa yang terjadi jika planet-planet tidak beredar pada lintasannya?
Planet dan benda langit lain dapat tetap beredar di orbitnya karena ada gaya gravitasi matahari. Gaya gravitasi matahari lebih besar daripada gaya gravitasi
planet-planet sehingga planet tersebut mengelilingi matahari.
a. Merkurius
Planet yang paling dekat dengan matahari adalah Merkurius. Lapisan atmosfer planet Merkurius sangat tipis sehingga suhu di permukaannya mencapai
430 0C pada siang hari. Permukaan planet Merkurius berlubang-lubang. Planet Merkurius memiliki ukuran lebih kecil daripada bumi, dan dapat terlihat di langit saat matahari akan terbit dan akan terbenam. Planet tidak memiliki satelit.
b. Venus
Planet terdekat kedua dengan matahari adalah Venus. Ukuran Venus hampir sama dengan ukuran bumi sehingga orang sering menjulukinya Venus kembaran bumi. Planet Venus tampak cemerlang di antara bintang-bintang di langit pada waktu fajar sehingga sering disebut sebagai bintang fajar. Venus juga sering disebut bintang senja karena terlihat kemilau di Barat ketika matahari
terbenam. Akan tetapi, Venus bukanlah bintang. Atmosfer Venus terdiri atas gas karbondioksida, sedikit hidrogen, nitrogen, dan uap air. Atmosfer Venus dapat menahan cahaya matahari sehingga Venus kelihatan paling cerah dilihat dari Bumi.
Arah rotasi planet Venus searah dengan jarum jam, sehingga matahari di Venus terbit dari sebelah barat dan terbenam di sebelah timur. Berbeda dengan arah rotasi planet-planet lainnya, yaitu dari timur ke barat. Gravitasi planet Venus sama dengan gravitasi di bumi dan planet ini tidak memiliki satelit.





